Mata, Hati dan Pikiran. Catatan-Mataharian adalah sebuah kesimpulan dari Mata, hati dan pikiran dalam keseharian.

Showing posts with label Samarinda. Show all posts
Showing posts with label Samarinda. Show all posts

Nov 11, 2019

Acer Predator Triton 300, Senjata Baru Bagi Pecinta Game

Sumber: https://www.acer.com/ac/en/ID/content/predator-series/predatortriton300


Senjata adalah perangkat wajib dalam sebuah permainan game, bukan hanya sebagai pelengkap tapi senjata berfungsi utama sebagai alat pendukung untuk meraih kemenangan dalam sebuah sesi permainan. Setiap gamers pasti memiliki karakter khusus dalam pemilihan senjata pendukung selama melakukan permainan. Pemilihan akan karakter jenis senjata dalam permainan ini berkaitan dengan passion si-gamers, dengan pemilihan senjata yang dirasa sudah cukup familiar di gunakan akan menambah rasa percaya diri dan semangat dalam meraih kemenangan pada sebuah permainan.

Selain teknik yang sudah mumpuni, pemilihan karakter dan senjata sebagai syarat untuk memenangkan sebuah permainan, pemilihan perangkat pendukung game lainnya juga wajib harus bisa diandalkan. Perangkat pendukung dalam permainan memiliki peran utama bagi mereka pecinta game, karena tidak jarang ketika dalam sebuah permainan bisa saja terjadi masalah pada perangkat yang sedang digunakan oleh para gamers tersebut. Perangkat pendukung yang memiliki spesifikasi bagus akan membuat kenyamanan dalam permainan semakin baik, seperti laptop khusus gaming dari produk Acer yang terbaru yaitu seri Predator Triton 300 (PTS315-51).

Acer sebagai salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia dan telah hadir dilebih dari 160 negara selalu berkomitmen untuk melakukan terobosan-terobosan dalam dunia teknologi. Acer yang sejak 1998 hadir di Indonesia telah menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam hal perangkat komputer dan lainnya, hal ini dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang diterima oleh Acer Indonesia

Kenapa Harus Acer Predator Triton 300 (PTS315-51)

Predator Triton 300 (dok. pribadi)


Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) dikenalkan di Indonesia bersamaan dengan dimulainya Predator League 2020, salah satu kompetisi game terbesar di dunia. Predator League diadakan oleh merek Acer sebagai komitmen mereka dalam mendukung perkembangan eSport dan industri game di dunia sekarang ini.


Kenapa Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) bisa menjadi senjata andalan buat para gamer di Indonesia? Apa saja keunggulan yang menjadikan laptop ini bisa menjadi senjata wajib bagi para gamer. Laptop Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) yang desainnya tipis dan sangat tangguh dengan menggunakan body luar yang terbuat dari solid metal chasing. Memiliki sistem pendingin terbaik generasi ke-4 aeroblade 3D fan yang memiliki 59 bionic blade sehingga mampu menghasilkan 45% airflow improvement. Menjadikan Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) mudah dibawa kemana saja serta dapat diandalkan apalagi bagi gamers yang mempunyai mobilitas pertandingan dimana saja 

Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) juga diperkuat oleh Prosesor Intel® Core™ generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA® GeForce® GTX 1650 GPU, pastinnya akan menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS Display 15,6-Inch, dual slot NVMe untuk solusi upgradeable biar makin leluasa. Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) juga didukung dengan teknologi RGB Keyboard yang akan memberikan variasi warna yang keren saat dimainkan. Untuk harga sendiri Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) ditawarkan mulai dari harga Rp 16.999.000,- dengan hadiah menarik selama promo berlangsung. Informasi keunggulan lainnya dari senjata baru Acer ini juga bisa di lihat dari laman Acer Predator Triton 300.

Buat para gamer dan dengan spesifikasi laptop Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) diatas sudah pasti bisa menjadi senjata andalan saat bermain game, tidak ada lagi masalah-masalah yang diakibatkan oleh perangkat buat para gamers. Dan jika pun ternyata dalam sebuah pemainan tetap mendapatkan permasalahan, atau bahasa kasarnya tidak pernah mendapatkan juara dalam sebuah sesi permainan jangan pernah untuk patah semangat. Seorang gamers sejati selalu berusaha untuk terus meningkatkan skill serta selalu menjaga motivasi untuk terus bisa berkembang, apalagi jika telah menggunakan laptop gaming terbaru dari Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) seri terbaru ini.

Menjadi senjata andalan baru buat para gamer membuat Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) bisa dimasukkan sebagai senjata paling dicari untuk menghadapi game-game selanjutnya. Selain perangkat laptop yang mumpuni sebenarnya ada syarat lainnya buat para gamers agar kemampuan terus dapat meningkat, yaitu dengan selalu menjaga sikap positif dan jangan pernah berbesar hati apalagi sombong.

Dengan selalu menjaga sikap positif serta tidak sombong dengan skill yang dimiliki bisa membuat para gamers disenangi oleh semua gamers disekelilingnya. Iniliah sikap yang bisa membawa seorang gamers menjadi seorang gamers professional. Jika sudah pada tahap ini seorang gamers akan dengan mudah untuk mendapat tim dan bahkan sponsor-sponsor akan berdatangan untuk bisa bertanding pada tahap nasional dan internasional, semisal Asia Pasific Predator League 2020 yang diadakan oleh Acer pada saat ini.



Asia Pasific Predator League 2020, hanya untuk yang berani 


Dua layar lebar persiapan nonton Live Streaming Asia Predator League 2020 (dok. pribadi)
Samarinda menjadi kota pertama kali yang dikunjungi oleh Acer Indonesia, acara berlangsung hari Sabtu (9/11/19) di Hotel Bumi Senyiur. Setelah Samarinda kota berikutnya yang akan dikunjungi adalah Yogyakarta, Surabaya, Medan dan terakhir akn mengunjungi Kota Makassar. Dalam sambutannya pada rangkaian roadshow ini, Pak Andreas dari Acer Indonesia juga sekaligus memperkenalkan senjata andalan baru mereka untuk pecinta game di Samarinda yaitu Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) serta bisa melihat langsung kemewahan dari laptop Acer Predator Triton 300 (PTS315-51) tersebut.

Pak Andreas juga mempresentasikan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh laptop tersebut dan juga memperkenalkan perangkat game lainnya dari Acer. Dalam kegiatan ini juga, komunitas gamers,media dan lainnya juga bisa menonton siaran langsung Asia Pasific Predator League 2020 dari dua layar besar yang disediakan di tempat acara. 

Pak Andreas membuka acara nonton bareng sekaligus memperkenalkan seri terbaru Acer Predator Triton 300 (dok.pribadi)

Acer Predator Triton 300 (dok. pribadi)

Asia Pasific Predator League 2020 memberikan kesempatan lebih luas kepada para gamers muda diseluruh Indonesia untuk mengeluarkan semua kemampuan yang dimilikinya untuk sebuah pertandingan ditingkat Internasioanl. Kegiatan ini menjadi agenda kegaiatan wajib Acer dalam komitmennya untuk mendukung perkembangan eSport yang ada di Indonesia.

Ribuan team dari seluruh Asia Pasifik akan berpartisipasi dan berlaga dalam dua kategori game yang dipertandingkan, yaitu DOTA 2 dan PUBG keduanya adalah game yang cukup banyak peminatnya di Indonesia. Nantinya bagi para gamers terbaik akan berkesempatan untuk memenangkan prize pool sebesar USD 400.000 yang babak grand finalnya akan diadakan pada tanggal 22-23 Februari nanti di kota Pasay, Manila-Filipina.

Di Indonesia sendiri tahapan online quailifier akan berlangsung selama dua bulan sejak akhir okteber-desember 2019 ini, dan akan memperebutkan prize pool sebesar Rp 200.000.000. Wow, pastinya dengan hadiah sebesar itu bagi para gamers bisa dijadikan modal buat meng-upgrade senjata buat main game dari produk-produk Acer Predator lainnya. Menarik bukan. Informasi selangkapnya mengenai Asia Pasific Predator League 2020 atau penasaran dengan keseruan dan ingin menonton live streaming-nya kita bisa bisa mengunjungi laman Predator League 2020.

Tertarik dengan perangkat “senjata” terbaru dari Acer ini, senjata seri Predator Triton 300 (PTS315-51), kita bisa langsung kunjungi toko-toko terdekat yang menjual produk dari Acer atau melakukan pembelian online, jangan khawatir soal layanan purna jualnya dari produk Acer di Indonesia. Layanan Acer sudah menjangkau lebih dari 84 Kota di Indonesia, ini adalah komitmen Acer bagi konsumen tercintanya di Indonesia. Setiap produk Acer akan selalu mendapatkan garansi dari Acer Indonesia sebagai jaminan sebuah produk yang mereka jual. 

PREDATOR TRITON 300 

BATTLE-FORGED
Share:

Nov 7, 2019

Minggu yang Berkesan dan Terjadi Lagi

Dok. Pribadi

       Minggu itu, adalah hari yang paling berkesan, berkesan dan juga paling membingungkan. Bukan itu saja, beberapa hari sebelumnya juga ada kejadian yang sangat berkesan. Saya bukan membahas soal berkesannya semua kejadian, tapi bagaimana semua kesan tersebut menjadi sangat bernilai. Bernilainya sebuah kejadian bisa jadi memang menjadi kesan tersendiri di dalam kehidupan. 
    Tidak ada kendala satu pun ketika semua kelengkapan dan keamanan di periksa sebelum melakukan perjalanan. Tekanan ban normal, sistem pengereman semua normal dan berfungsi dengan baik, keamanan dari sisi perlengkapan pakaian juga sudah memadai, dan terpenting adalah bahan bakar sudah terisi cukup untuk melakukan perjalanan rutin. 
   Rute Samarinda – Balikpapan (Sambal) biasanya memakan waktu normal 1 jam 50an menit, bisa lebih, tapi di bawah waktu tempuh tersebut belum pernah saya capai. Waktu tempuh biasanya 2 Jam 30an menit itu ditambah dengan waktu istirahat di sebuah warung. Biasanya saya akan beristirahat di KM. 57, di sebuah warung yang menjadi langganan selama melakukan perjalan rute Sambal. Warung sederhana yang biasa saya sebut warung Kai, karena yang mengelolanya biasa saya panggil kai tapi kini sang kai telah meninggal dunia dilanjutkan sama nenek dan anaknya yang sekaligus sebgai penjaga bangunan tower di belakang warung mereka. 
    Sebenarnya warung tersebut tidak mesti saya gunakan untuk beristirahat selama melakukan perjalanan, SPBU yang berda di sepanjang jalan Sambal juga saya gunakan untuk beristirahat jika saat-saat tertentu harus mengisi bahan bakar motor roda dua. SPBU di sepanjang rute Sambal juga menyediakan tempat istirahat,toilet, warung dan tempat untuk melakukan ibadah.
Baca Juga: Sebotol Air Pembuka Cerita
     Motor hitam ini pun telah siap untuk berjalan menempuh jalan rute Sambal, rute yang menjadi andalan jika harus berangkat ke Balikpapan (Gn. Tembak). Tidak ada perasaan yang aneh, kecuali kaki saya yang masih sedikit terasa sakit setelah beberapa hari sebelumnya mendapatkan serangan penyakit “lucu”. Kenapa lucu? Karena saya juga bingung kenapa saya bisa mendapatkan sakit tersebut beberapa hari sebelumnya. 
    Rata-rata kecepatan kendaraan roda dua yang saya gunakan berkisar di antaa 70-90 Km/jam, kadang juga bisa diatas kecepatan 100 Km/jam jika ada sesuatu yang harus saya kerjakan dengan cepat. Tapi kecepatan diatas 100 Km/jam sangat jarang, mengingat kecepatan tersebut sangat beresiko. Dari rumah sampai daerah Km 5 saya menggunakan kecepatan yang standart diantara 40 – 60 Km/Jam, lepas daerah Km. 5 arah Samarinda barulah saya mulai menaikkan kecepatan motor saya. 
   Selama perjalanan untuk menghilangkan kantuk biasanya saya akan sedikit bernyanyi atau memakan permen agar tetap fokus selama mengendarai roda dua. Hal yang jarang saya lakukan untuk tetap fokus selama dalam perjalanan adalah mendengarkan musik dengan menggunakan headset dari smartphone. Seperti tips dari beberapa pengendara lainnya yang ketemu. Jika menggunakan headset takutnya saya tidak mendengarkan klakson dari pengendara di belakang yang ingin mendahului. 
  Tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, seperti yang kebanyakan orang bilang jika akan medapatkan kecelakan. Memasuki kawasan Hutan Bukit Suharto yang terkenal ini kecepatan tetap normal seperti biasanya diatas kecepatan 70 Km/jam. Sambil tetap bernyanyi untuk tetap fokus yang biasa saya lakukan untuk menghilangkan kantuk dan tetap konsentrasi dalam perjalanan selama ini. Setelah melewati Warung Tuak di kawasan Bukit Suharto yang biasa juga digunakan oleh pengendara roda dua lainnya untuk melakukan istirahat kejadian itu pun terjadi. 
    Lepas belokan kanan jalan menurun yang berbentuk cekungan lalu sedikit tikungan naik ke arah kiri kejadian paling menakutkan setiap pengendara roda dua terjadi. Motor lepas kendali keluar jalur aspal utama. Saat ban depan motor keluar badan jalan aspal utama saya masih ingat semua dan berusaha untuk tetap menguasai stang motor agar kembali memasuki badan jalan kembali tetapi lubang yang berada di pinggir jalan membuat motor oleng. Badan jalan yang agak tinggi karena ada lubang di pinggir jalan tersebut membuat motor gagal naik kembali ke jalan dengan posisi normal. 
      Motor terhempas ke jalan dengan keras, sedangkan saya masih tetap memegangi stang motor agar posisi motor tidak terlalu liar diatas jalan takut jika ada kendaraan lain muncul dari arah yang berlawanan. Hempasan keras badan ke tangki motor yang saya rasakan di jalan membuat luka memar di bagian dada. Sebagaian badan juga terasa sakit, bahkan tangan kanan saya terluka sedikit akibat terseret di jalan. Saat kejadian suasana jalan Sambal agak sepi, selang beberapa saat ketika terjatuh ada mobil yang melintas dan memberikan pertolongan kepada saya untuk membantu memindahkan posisi motor ke pinggir jalan agar tidak menghalangi pengendara lainnya. 
     Memadangi motor yang bagian depannya rusak bahkan posisi stang tidak pada posisinya seperti semula membuat saya berpikir bagaimana membawa motor ini kembali ke rumah, sembari sedikit menahan sakit di bagian dada saya dan melihat kondisi badan kembali. Melihat kembali jeans yang sobek di daerah lututnya, jaket sedikit robek di bagian tanan kanan akibat gesekan di aspal. Lutut ternyata kembali mengalami cedera, bahu kanan terasa sakit sekali serta bagian dada juga sakit akibat benturan dengan tangki motor. 
     Menghubungi orang terdekat adalah kewajiban bagi saya ketika mendapati masalah saat dalam perjalanan, ini sangat penting agar mereka tidak merasa kalut dan was-was akan kondisi kita saat terjadi kecelakaan di jalan. Memberitahukan bahwa kondisi saya baik-baik saja dan bisa kembali pulang dengan menggunakan motor ini lagi 
Motor saya hidupkan, semua fungsi kembali menyala dengan normal. Injektor berfungsi dengan baik, lampu depan belakang masih berfungsi, lampu “reting” kanan-kiri juga masih menyala walau yang depan sudah patah semua. Rem dan ban semua kondisinya bagus cuma posisi stang yang tidak lagi “senter” seprti motor normal biasanya. 
     Kecelakaan yang lumayan mengerikan ini kembali terjadi lagi setelah bebrapa tahun yang lalu saya juga mengalami kecelakaan tunggal,semuanya terjadi pada siang hari juga. Dulu saya juga mengalami kecelakaan yang hebat di tikungan kawasan jalan Samarinda pada saat kondisi sedang hujan. Kini kecelakaan sperti yang dulu pun terjadi lagi saat ini, di siang hari cuma kondisi saat ini panas terik tidak ada hujan seperti kejadian dulu. 
    Setelah dirasa cukup terkumpul tenaga, saya kembali memulai perjalanan untuk pulang sambil terus berpikir dan bertanya “kenapa kecelakaan ini bisa terjadi?” sebuah pertanyaan yang sederhana namun sangat malu untuk di temukan jawabannya. Sesekali berdendang kembali selama dalam perjalanan pulang, menyanyikan sebaris lirik lagu yang begitu viral saat ini

" Entah apa yang merasukiku,.....”

    Yupz,..semua telah terjadi, hari minggu 27 Okteber 2019 akan dikenang menjadi hari dimana sebuah kejadian “Anu” kembali terjadi. 








Share:

Wikipedia

Search results

Terjemahan

Total Pageviews

Berlangganan Lewat Email

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *